Kontak Kami

Selamat berbelanja, Shopper!

Buka jam 09.00 s/d jam 20.00 , diluar jam kerja bisa telpon kita bisa bantu tetap melayani, kecuali Hari Besar Tutup
Selamat Datang di Jokotole Collection " Rumah UMKM Madura" Kunjungi wisata Batik Tulis Madura & pusat oleh-oleh Madura !!! Jokotole collection Terimakasih atas kunjungan anda di galeri kami JOKOTOLE collection, Rumah UMKM Madura, Oleh-oleh khas Madura Bangga Buatan Indonesia Produk Unggulan Madura
Beranda » Artikel Terbaru » Jokotole collection road to TasikMalaya

Jokotole collection road to TasikMalaya

Diposting pada 19 April 2021 oleh jokotole collection

Tasikmalaya. Pelatihan Pengembangan Batik Sukapura di Desa Janggala Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, Maret/April 2021 Alhamdulillah Sukses terlaksana.


Uswatun Hasanah mengungkapkan pihaknya melihat terbentang potensi yang sangat luas dan besar dari Desa Janggala. Hal ini merupakan peluang bagi para perajin yang sebelumnya dapat dikatakan hampir punah.
“Untuk mengembalikan kejayaan Batik Tulis Sukapura, Bank Indonesia menginisiasi pengembangan Batik Sukapura yang diawali dengan pembentukan kelompok Batik Sukapura pada bulan Januari 2020 yang berlokasi di Kampung Ciseupan, Desa Janggala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya,”
Kemudian pada bulan Februari 2020 Bank Indonesia mulai melakukan pendampingan pelatihan kepada kelompok pengrajin Batik Sukapura yang berjumlah 25 orang dengan bantuan konsultan tenaga ahli yang kompeten.
Pendampingan tahap pertama ini dilakukan sebanyak 6 sesi pelatihan yang difokuskan pada teknik pembatikan. Dan pendampingan tahap pertama ini berakhir pada bulan Agustus 2020.

 

Saat ini 2021 memasuki Pendampingan tahap Kedua berjumlah 29 orang dengan bantuan team Jokotole collection berasal dari Bangkalan Madura secara khusus diminta menjadi konsultan tenaga ahli yang sudah kompeten setelah sukses menjadi tenaga ahli di Kota Jember di 2018/2019. Kegiatan ini dilakukan sebanyak 4 sesi pelatihan 16 kali pertemuan yang difokuskan pada pencarian ide Motif lokal, mencari bentuk dan motif, Teknik pembatikan, mengenalkan teknik pewarnaan sintetis dan warna alam, teknik Trend fashion batik dan Kostum. Dan pendampingan tahap Kedua ini berakhir pada bulan April 2020. Melalui pendampingan tersebut, diharapkan para perajin sudah dapat melakukan proses pembatikan sesuai standar sehingga hasil batikan yang diperoleh lebih berkualitas, motif yang dihasilkan lebih variatif, tidak kaku, dan tidak membosankan.


“Harapan setelah proses pelatihan mereka sudah percaya diri untuk membuat batikan sendiri dari awal sampai dengan selesai dan mereka sudah dapat menjual produknya dengan harga sesuai dengan tingkat kesulitan motif yang dibuat dan bahan dasar kain.
Team Galeri Jokotole collection juga mengenalkan teknik pemasaran pemanfaatan tekhnologi dan media sosial karena yang dilakukan masih terbatas, dikarenakan wawasan yang terbatas, akses dan teknik pemasaran yang masih sederhana. Selanjutnya Wira Bumi berharap ada tahap pendampingan dengan fokus ke penguatan kelembagaan dan pemasaran antara lain melalui event-event pameran.
“Semoga hal ini merupakan suatu awal yang sangat baik untuk mengembalikan kejayaan batik sukapura agar lebih dikenal dan diminati kembali baik di tingkat nasional dan dapat menembus pasar global,” harapnya.


Uswatun menyebutkan pendampingan yang difasilitasi BI dilakukan dari hulu ke hilir, sehingga diharapkan UMKM batik ini dapat terus berproduksi dan berkembang di tengah tantangan pasar yang kompetitif.
Uswatun berpesan, agar para pengrajin terus bersemangat, dijaga kekompakannya, perkuat kelembagaannya, yakini bahwa yang dilakukan bukan sekadar melakoni dari pencaharian kehidupan, tapi memelihara keluhuran budaya.
“Yang paling penting melakukan produksi sepenuh hati sehingga kualitas yang sudah diajarkan oleh ahlinya itu ditekuni secara baik dan semakin lama semakin besar jumlah kelompoknya. Ini bisa menjadi destinasi wisata batik di wilayah Priangan Timur,” terang Wira Bumi yang juga sekaligus owner di Bumi Madura.


Uswatun hasanah dosen Entrepreneur di UTM dengan kesibukannya saat ini menempuh S3 program doktor di Unair mengaku bangga atas eksistensi batik Sukapura saat ini. Terlebih saat ini dibina oleh Bank Indonesia, “Kami sangat bangga dan Insya Allah untuk ke depan nama batik Sukapura ini akan kembali terkenal lagi,” kata dia.
“Batik Sukapura ini nantinya akan menjadi magnet wisata dan kunjungan ke Desa Janggala. Jadi wisatawan yang datang tidak hanya melihat obyek wisata alam saja, melainkan juga bisa melihat hasil kerajinan batik Sukapura Karuhun,” ungkapnya.

Bagikan informasi tentang Jokotole collection road to TasikMalaya kepada teman atau kerabat Anda.

Jokotole collection road to TasikMalaya | Jokotole Collection

Belum ada komentar untuk Jokotole collection road to TasikMalaya

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Limited Edition
OFF 13%
Rp 3.500.000 Rp 4.000.000
Ready Stock / JC350
OFF 14%
Rp 125.000 Rp 145.000
Ready Stock / FF01
OFF 33%
Rp 800.000 Rp 1.200.000
Ready Stock / JC8
SIDEBAR